Jurnal Anak Masuk Sekolah

Sejak beberapa tahun lalu, ada kebijakan dispensasi terkait orang tua bekerja yang hendak mengantarkan anaknya sekolah, yaitu diberi kesempatan berangkat kerja lebih siang (terlambat). Tiga tahun ini, saya memanfaatkan kebijakan itu : (1) Si Sulung TK A; (2) Sulung TK B, dan (3) Sulung SD dan Si Tengah TK A. Oh iya, anak-anak ini bersekolah … Continue reading Jurnal Anak Masuk Sekolah

Advertisements

[3.3] SQ : Bersahabat dengan Al-Qur’an

Berbicara tentang family project, saya menjadi merasa bersalah karena tidak memanage proyek-proyek keluarga ini dengan baik. Saya hanya melakukan dengan random dan spontan. Seperti hari ini, saya mencoba mengajak si sulung untuk menambah hafalan surat pendek. Proyek ini saya namakan : bersahabat dengan Al-Qur'an. Peserta : sulung Fasilitator : bunda Saat ini dia hafal surat … Continue reading [3.3] SQ : Bersahabat dengan Al-Qur’an

[3.1] Meningkatkan Kecerdasan Anak

Assalamualaikum, semua. Kembali lagi di tulisan mengenai perkuliahan Bunda Sayang. Mohon maaf ya kalau spam. Karena memang tulisan ini lebih ke dokumentasi pribadi mengenai pembelajaran saya yang tertatih-tatih menjadi bunda penyayang. Hiks. Kita memasuki game level 3, dimana temanya adalah Pentingnya Meningkatkan Kecerdasan Anak demi Kebahagiaan Hidup. Rencananya yang akan bermain dalam game level ini … Continue reading [3.1] Meningkatkan Kecerdasan Anak

(Day 6) Mengubah perintah menjadi pertanyaan kesiapan

Untuk Ibu dengan tiga anak-anak kecil, dan apalagi saya juga bersiap berangkat bekerja ke kantor, pagi selalu menjadi waktu yang hectic. Bertambah rumit ketika sulung mulai sekolah dan susah dibangunkan pagi-pagi. Ketika sudah bangun pun, dia belum mau langsung mandi. Dia memilih bermain, membaca buku, atau makan snack terlebih dahulu. Dia belum mau menerima pilihan … Continue reading (Day 6) Mengubah perintah menjadi pertanyaan kesiapan

(Day 4) Rapi Agar Nyaman

Saya, sebagaimana orang tua yang lain, menginginkan anak-anak mulai belajar bertanggung jawab. Misalnya merapikan mainan setelah dipakai bermain. Biasanya saya meminta mereka membereskan mainan yang mereka mainkan sendiri, "ini tadi yang mainan lego siapa yaa... Jangan lupa dibereskan yaa...." Kadang mereka mau, tapi lebih sering tidak, dengan alasan : capek atau protes 'kok aku terus … Continue reading (Day 4) Rapi Agar Nyaman

Complicated Mamak

Akhir bulan Februari, kantor mengadakan workshop di Bandung dimana saya termasuk pegawai yang ditugaskan mengikutinya. Workshop ini tidak dibiayai APBN, tetapi mendapatkan pendanaan dari hibah negara donor. Demi memenuhi hak asi bayi, saya berencana mengajak si bungsu turut ke Bandung, dan ditemani suami yang mengambil cuti tahunan. Sedangkan sulung dan tengah tetap di rumah bersama … Continue reading Complicated Mamak

Bunda Penyayang

“Kak Ros garang, Opah kita Opah penyayang...” Suatu kali anak saya menyanyikan lagu tersebut dan menggelitik saya untuk bertanya kepadanya. “Kalo bunda, kayak kak Ros atau kayak opah?” “Kayak opah,” jawabnya yang melambungkan saya. Tapi, cerita belum selesai. Suatu saat saya ngomel-ngomel ke bocah ini. Dan kemudian apa katanya... “Bun, Opah kok marah-marah,” Ng. Duh. … Continue reading Bunda Penyayang

Anak Leader vs Anak Follower

(Resume Kajian Parenting oleh Ustadz Bendri Jaisyurrahman) Tanggung jawab orang tua menumbuhkan fitrah kepemimpinan seperti tujuan awal penciptaannya (Ust. Bendri Jaisyurrahman) Beliau memulai kajian dengan kalimat di atas yang membuat saya agak kaget. Kaget karena sejauh saya mengenali anak-anak saya, mereka lebih banyak mengikut daripada memimpin, apalagi jika berada di luar rumah. "Tujuan diciptakannya manusia … Continue reading Anak Leader vs Anak Follower

Minggu Pagi di Bintaro Xchange Park

Salah satu alternatif taman untuk jogging di akhir pekan di sekitar Bintaro adalah taman Bintaro Xchange Mall (Bxc). Taman ini selalu ramai di pagi hari tiap akhir pekan. Ketika pagi ini kami kesana, food court yang biasanya belum buka, sudah buka. Ternyata tanggal 1-5 Februari ini ada Oriental Festival, sepertinya dalam rangka tahun baru imlek. … Continue reading Minggu Pagi di Bintaro Xchange Park

Membangun Komunikasi Efektif Suami Istri

Siang ini keputrian kantor mengadakan kajian “Membangun Komunikasi Efektif Suami Istri” dengan pembicara Kisma Fawzia, seorang Konselor yang biasa dipanggil Mbak Zeezee. Beliau memulai dengan menanyakan bagaimana komunikasi terakhir kita dengan pasangan, apakah berupa kata-kata positif atau negatif. Terus, apa yang kita lakukan saat berpamitan dengan suami hari ini. Apakah cium tangan, cium pipi, cium … Continue reading Membangun Komunikasi Efektif Suami Istri