Iman anak kita

Anak-anak sehat dan pintar dan nantinya sukses, tentu itu yang kita harapkan. Tapi sungguh, kewajiban kita tidak hanya sampai di situ. Ada tanggung jawab menumbuhkan iman di dada mereka. Dan iman mestinya kita tumbuhkan sedini mungkin. Jangan sampai kita terlena, terlalu santai dalam mendidik anak, membiarkan saja seperti air mengalir. Tidak.

Meskipun itu sungguh tidak mudah.

#

Halo, saya kembali lagi untuk curhat. Apalah daya, uneg-uneg perlu dituntaskan. Dan saya kira media WordPress ini cukup aman buat saya nulis karena cukup jauh dari hiruk pikuk.

Ya, seperti paragraf pembukanya, mengenai anak-anak. Malam-malam begini, melihat mereka lelap itu menyisakan rasa bersalah. Rasa bersalah belum mampu menjadi ibu yang baik bagi mereka.

Ceritanya, saya lagi baper gara-gara si sulung (5 th +) agak sulit diajak shalat. Males lah, bosan lah, begitu alasannya. Huhu…

Menumbuhkan kecintaan dan kebersyukuran kepada Allah sungguh tidak mudah. Oh jangankan itu, saya tidak yakin sudah bisa mengenalkan Allah kepadanya. Terkadang bingung harus bersikap apa kepada anak saat seperti ini. Mmm.. Sepertinya bekal saya jadi orang tua masih sangat kurang. Sedikit sedikit bingung 😭

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s