Wisata Cilacap

 

Alhamdulillah, hari libur di idul fitri tahun ini (1439H / 2018 M) cukup banyak. Apalagi saya tambah cuti tahunan 2 hari jadi genap mendapat libur 2 pekan. Saya dan suami sudah sepakati bahwa lebaran ini kami hanya pulang kampung ke Cilacap, rumah orang tua dari suami. Sedangkan bapak ibu ponorogo akan datang ke Jakarta setelah syawalan (7 hari) syawal karena mereka tidak tega 3 cucunya melalui perjalanan jauh ke ponorogo. Saya sempat meyakinkan bahwa kami akan baik-baik saja di perjalanan namun mereka sudah dhawuh ya apa boleh buat.

Nah, selama 2 minggu di cilacap, kami memanfaatkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di sana (meskipun sebagian sudah rutin dikunjungi sebelumnya, hehe). Apa saja yang kami kunjungi, ini dia.
  1. Pantai Teluk Penyu.
    Kami kesana pagi-pagi sekali dan petugas ticketing belum ada sehingga bisa masuk free. Kalau di jam operasi, harga tiket masuk saat weekend atau libur nasional adalah 7,5 ribu rupiah. Saat kami kesana, ombak sedang besar, laut sedang pasang sehingga anak-anak hanya kami izinkan di pinggiiir pantai dan harus selalu disertai orang dewasa.
    Nafis 5th sangat menyukai bermain di air, sedangkan nawang 3th masih takut-takut dan lebih banyak bermain pasir saja. Pantai ini cukup bersih namun area pepasirannya agak sempit, sudah mepet daratan.
    Area pantai ini cukup terkenal dengan kuliner seafood nya. Jika anda penyuka seafood, jangan ragu untuk mencoba salah satu dari jejeran kedai seafood ini. Selain itu juga anda bisa membawa oleh-oleh ikan asin besar-besar yang di jual di sepanjang jalan bibir pantai.

  2. Benteng Pendem.
    Di area Pantai Teluk Penyu juga ada objek wisata Benteng Pendem. Nah untuk masuk, ada tiket sendiri, tapi saya kurang tahu harganya. Saya pernah masuk kesana 6 tahun lalu dan belum pernah lagi.
  3. Hutan Payau
    Wisata Mangrove ini terletak di kota, dekat sekali dengan rumah mertua saya. Wisata ini diformat seperti jalan beton di tengah hutan bakau membujur dari pintu masuk wisata sampai bibir perairan laut dan dermaga. Kanan jalan beton dibentuk sedemikian rupa untuk penjual makanan dan wahana di atas akar-akar bakau. Tahun lalu ketika kami kesana, lokasi wisata ini sepi dan kurang terawat. Tahun ini sepertinya sudah dilakukan pemugaran.  Ada wahana-wahana baru seperti mandi bola, jaring-jaring dll. Dibangun juga petak-petak untuk disewakan kepada penjual makanan . Rata-rata yang dijual adalah lotek sayur (mirip pecel), tahu masak (tahu dan tauge dengan bumbu kacang), olahan mie-mie instan, mendoan, dan minuman-minuman ringan. Ada juga menara seperti miniatur monas di tengah-tengah jalan beton. Jika enggan berjalan menuju ujung perairan, jangan khawatir, anda bisa naik perahu dayung. Berikut harga-harganya:

    Htm : 6.5rb
    Wahana : bayar +- 5rb
    Perahu : 3rb
    Lotek : 6rb

    Mendoan : 2rb

    Murah kan? Sayangnya, pemugaran terlihat belum optimal. Wahana sepi, sampah masih terlihat di sekitar, dan saat itu ada segerombolan ABG seenaknya menyalakan petasan di perairan sepanjang mereka berjalan. Aduh,

     

  4.  Small world Purwokerto
    Objek wisata ini terletak di Baturraden, Purwokerto. Dari rumah mertua (Cilacap), lokasi ini berjarak sekitar 60km. Kami pergi dengan angkutan online (Go-car). Selama perjalanan, lalu lintas cukup lancar. Namun begitu mendekati lokasi, macet terjadi cukup parah.
    Begitu sampai disana, kami langsung mencari tempat makan berhubung sudah masuk jam makan siang. Warung-warung makan cukup banyak tersedia. Toilet dan mushala juga tersedia. Untuk masuk kesana, HTM dihargai sebesar  20rb untuk weekend/libur nasional.

    Begitu masuk, kami disambut terik matahari yang cukup menyengat. Ini dimanfaatkan oleh pengelola wisata untuk menawarkan jasa penyewaaan payung. Meskipun kami pergi dengan tiga balita, kami tidak menyewa payung karena males bawa-bawa, hehehe. Kesalahan saya adalah saya tidak menyiapkan sunblock baik untuk saya sendiri, dan juga untuk anak-anak. Hufh, untuk pelajaran di kesempatan berikutnya.
    Yang ‘dijual’ objek wisata ini adalah spot-spot yang dibuat instagramable. Lokasi di lereng bukit mendukung landscape objek wisata. Objek utama disana adalah miniatur bangunan-bangunan di dunia, seperti tembok cina, menara eiffel, taj mahal dll, sakura dan tulip (yang sayangnya sintetis), dll. Selain itu ada spot-spot bebungaan yang vintage.
    Kesimpulannya, Objek ini sebenarnya hanya cocok untuk orang-orang yang suka berfoto, bukan untuk orang yang ingin menikmati berwisata.

    IMG_20180618_145426

  5.  Pantai Sodong
 Pantai Sodong terletak di Kecamatan Adipala, cukup jauh dari kota. Pantai ini juga dekat dengan objek wisata lain yaitu Bukit Selok,  yaitu bisa melihat view dari ketinggian. Areal pantai di sini lebih luas daripada Teluk Penyu yang sudah mepet daratan. Htm sangat terjangkau, hanya 5 ribu rupiah. Jika ingin menyewa gubuk untuk berteduh, cukup membayar 10 ribu rupiah. Lapar? jangan khawatir. Warung-warung berjajar di bibir pantai, demikian juga penjaja makanan banyak berkeliling menawarkan makanan. Untuk yang enggan ke pantai namun ingin air, juga ada kolam renang kolam renang di sekitar pantai.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s