Nafis dan Waterbom

Lima Oktober 2013 menjadi hari bersejarah untuk si bocil (hihi, lebay), karena itu pertama kalinya si bocah saya ajak pergi lumayan jauh. Biasanya paling jauh ke alfa, itupun sama budenya, bukan sama emaknya. Nafis saya bawa ikut acara outbond kantor yang diselenggarakan di waterbom pantai indah kapuk, Jakarta utara. Ya cukup jauh lah, dari selatannya Jakarta (:D) ke Jakarta Utara. Biar ga terlalu kerepotan saya ajak juga budenya, itung2 juga biar budenya bisa ikut refreshing. Masa saya ‘bersenang-senang’ sementara Bude Nafis di rumah ngurus si bocil, ga etis rasanya.

Kami berangkat dari rumah ke kantor jam setengah 6 karena dijadwalkan bis rombongan akan berangkat dari kantor jam 07.00. Sepanjang perjalanan alhamdulillah nafis bobo. Dan benar, kami kepagian, 06.20 sudah tiba di kantor. Tapi Alhamdulillah sekitar setengah 8 bis berangkat menuju PIK.. at least ga molor2 amat :D.

Tererengg.. dan rombongan tiba lah di lokasi. Acara dimulai dengan pembukaan dari Pak Direktur dan kemudian game-game team building. Tak ada satu game pun yang saya ikut main didalamnya. 😀 mending main sama nafis.Walaupun udaranya agak panas, tapi Nafis anteng banget disana, tolahtoleh liat sana sini. Dia suka tempat baru, dia suka main diluar yang ada pepohonannya. Dia malah sempat tidur di nursery room ditemani bude.

Acara selesai dan rombongan bis bergerak menuju kantor sekitar pukul 14.00 kurang. Sekitar sejam kemudian sudah menepi di Gatsu. Saya, bude dan nafis melanjutkan perjalanan pulang dengan taksi.
Naasnya, taksi yang kami tumpangi kena macet menuju persimpangan kereta bintaro permai. Dan saya memutuskan keluar dari taksi, menggendong nafis sementara bude menenteng tas dan stroller, menerobos kemacetan disesaki asap kendaraan, dierami deru motor gas-rem, ditingkahi klakson dan sirine-tiung-tiungnya-persimpangan, bonus wesgojes nya kereta yang lewat. Saya dekap nafis seerat mungkin biar terlindung dari kechaosan itu.

Seusai melewati persimpangan, kami naik mikrolet C05. Dan biidznillah, mikroletnya penuh. Hati2 sekali saya duduk disana, sementara tangan kiri melindungi kepala nafis dari angin yg berhembus kencang dari luar, dan tangan kanan melindungi kakinya yang kejepit penumpang lain. Sabar ya, naak, engkau anak yang kuat, kubisikkan kata2 itu ke kepala si bocah yang masih merem dengan sesekali menggeliat karena posisi yang tidak nyaman. Dan Alhamdulillah, akhirnya kami tiba di rumah sekitar pukul 17.30. what a great day, nak!
di waterbomnafis@waterbom

Advertisements

2 thoughts on “Nafis dan Waterbom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s