111111, yang ke-1

” i praise Allah for sending me you my love.. “

Lagu maher zein mengalun lirih dr musik yg disetel di sebelahku. Aku masih sibuk dg hp ku -tepatnya sengaja menyibukkan diri-, demi mengalihkan konsentrasiku dari selang yg mengalirkan darahku ke kantong itu. Hingga berganti lagu, sampai lagu kedua berakhir, mbak2 bermasker itu belum juga melepas selang dr lenganku. Orang2 di sebelahku, yg mulai setelahku, satu persatu bangkit, selesai. Aih, aku kemudian menatap mbak itu lagi mengisyaratkan pertanyaan ‘mbak, kok aku lama? Jangan2 darahku abis makanya gak ngalir lagi?’. Tapi si mbak nyantai saja tak menangkap kekhawatiranku. :/

Ya sudah, aku kembali menerawang. Ah, bahagianya.. Ini pengalaman pertamaku donor darah setelah 4 atau 5 kali ditolak. Katanya Hb ku rendah. Dan kali ini, aku sukses lolos meski tersaruk2 dibatas terbawah Hb yg diizinkan, Hb ‘belas… kasihan’ 😀

“eh, Te.. Lama banget. Berapa liter? Gara2 terlalu berat, kali.. badannya” temenku usil.

“eh, enak aja. Gw cuma lebih 2 kilo dari berat minimal tauk”

“berarti terlalu berat dosanya kali, mbak” bapak2 petugas di sebelah ikut menimpali.

“eh, mungkin, pak” jawabku, lantas diam menikmati alunan musik, sambil menunggu si jarum dan selang menyelesaikan tugasnya.

Pusdiklat Pajak, 11-11-11
*saat tidak ada ide untuk ditulis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s