Syukur kuncinya

“Trus kemarin jadi ke dokter? Sama siapa? Gimana hasilnya? Sekarang udah mendingan?” aku memberondongnya dengan pertanyaan. Terdiam aku mendengarkannya menceritakan keadaannya. Ah, sahabatku.. Di usia mu yang masih belia ini, kamu sudah diuji dg ujian yg luar biasa..

Dan aku pun malu, selama ini, aku yg banyak mengeluhkan keadaanku kepadanya. Dan dia selalu menyediakan telinganya untuk mendengarku. Padahal dia sendiri sedang diuji dg cobaan yg jauh lebih berat daripada yg kukeluhkan kepadanya…

Ya Allah, sayangi dia.. jadikan sakit yg dideritanya sbg penggugur dosa2nya..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s