obrolan di pagi hari


“Ute bekerja
lebih karena apa, kenyamanan atau penghasilan?”
Saya menunggu jawaban ‘ibadah’ keluar dari mulut saya, tapi tak keluar juga. Malah hanya mendengar ‘ehm, apa ya, mbak… dua2nya, hehe‘ yang keluar dari mulut. dasar!

“Sepertinya jadi guru itu enak ya… nyaman gitu. Meski penghasilan tak seberapa… ” katanya melanjutkan
Saya mengangguk dengan semangat lagi cepat. He’eh he’eh.

“Kalo untuk tempat tinggal, ute lebih suka kota atau desa?”
“yang sedang2, mbak. setengah kota setengah desa. hehe”

Daritadi jawaban kok standar, ngambil yang tengah2 doang…

(penggalan perbincangan ahad pagi)