keterlaluankah?

“sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu…
Jleb. Kalimat ini saya temukan ketika iseng buka-buka video yang berjudul ‘Ibu’.
Ini pekan ke-3 saya tidak pulang. Kalau akhir pekan depan saya pulang, artinya penuh 1 bulan terhitung sejak berangkat, saya tidak melihat wajah orangtua. Memang belum terlalu lama. Namun untuk ukuran jarak yang bisa ditempuh dengan 1,5 jam perjalanan, sepertinya keterlaluan. iyakah? Teman magang saya, yang sama-sama dari Ponorogo, pulang tiap akhir pekan.

Awalnya saya merasa ini biasa saja. Toh, saya tidak pulang karena ada yang saya lakukan di sini. Apalagi sekarang tak ada motor yang bisa membawa saya pulang sewaktu-waktu. Kalau naik bis, agak ribet. Tapi, kok rasanya keterlaluan ya… Iya gak sih? Iya gak?

Duh, Ibu…
Maafkan anakmu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s