pasar dan angkutan umum

Pasar lokal… dulu saya paling males ke pasar… apalagi pasar di daerah saya benar-benar crowded… jalan aja pake ngantri (kadang)… saya juga gak pinter nawar… jadi biasanya saya lebih suka ke swalayan atau mini market atau franchise semacam -mart2 gitu. tapi ngomong2, kalo terus2an seperti ini, kasihan juga pasar lokal… lama2 tergusur… sekarang pasar gak serame dulu. makanya…kembali ke pasar, yuukk…

Angkutan umum… bising, panas, sesak, bau bahan bakar… bikin mual… tapi ada yang lebih tidak saya sukai ketika naik angkutan umum, yaitu kalau penumpangnya sepi. Lha kok? otak saya cepat sekali berimajinasi… membayangkan pak sopir seharian bolak-balik dengan penumpang segelintir.. haduh… jangankan untung, break event point aja gak nyampek… “semoga di depan ada penumpang… semoga di depan ada penumpang… semoga di depan ada penumpang” harap saya setiap saat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s