belum terlambat

Disela-sela asyik membuka-buka info pemberkasan, deg… benarkah ini…? Sayup-sayup terdengar suara perempuan mengaji dari balik korden. Lamat-lamat makin saya perhatikan, akhirnya saya yakin bahwa ibu saya yang sedang membaca alqur’an. Sejenak konsentrasi saya buyar, mata berkaca-kaca. Saya mencoba lebih khusyu’ mendengarkan. Ya, dan bolehlah saya menebak, itu adalah surah Yasiin.

Saya tidak begitu ingat kapan terakhir kalinya ibu saya ‘ngaji’. Waktu saya masih SD kalau tidak salah. Sekitar 3 tahun lalu saya masih memancing-mancing beliau untuk membaca. Ya apapun, majalah atau koran yang saya beli (waktu itu saya juga belum akrab dengan alqur’an). Tapi beliau selalu bilang bahwa penglihatan beliau sudah agak berkurang. Makanya setelah itu saya jarang menyinggung-nyinggung masalah membaca lagi.

Tapi malam ini, saya mendengar sendiri ibu saya mengaji. Terbata-bata memang. Karena selain karena masalah susah melihat tulisan-tulisan kecil, beliau memang masih belajar membaca. Ya, tidak apa-apa ibu tidak mau membaca tulisan latin, yang penting beliau masih mau membaca Al-Qur’an. Ini kebahagiaan luar biasa bagi saya. Allah mahabesar. Dia selalu memberikan jalan bagi hamba-Nya jika hamba tersebut bersungguh-sungguh ingin melakukan kebaikan .

i love u, mom….
Terimakasih ya, Allah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s