catatan wisuda part 1

hari ini, orangtua temen2 saya mulai berdatangan. mereka akan menghadiri prosesi wisuda besok. orangtua saya tidak datang, karena saya tidak ikut wisuda. salah satu kawan saya, ketika mengetahui keputusan saya ini, terheran-heran, “ya ampun, te. ini tuh momen bersejarah yang mungkin hanya akan terjadi sekali seumur hidup. ayolah, te… bla bla bla”. saya tetap bersikekeuh, “buat apa?”.

sebenarnya saya yang merayu bapak biar diizinkan tidak ikut wisuda. bapak sudah cukup berumur dan sering sakit-sakitan. walaupun beliau sebenarnya sanggup datang ke jakarta, tapi saya tidak tega. sementara, ibu saya kurang memungkinkan pergi meninggalkan bapak dan pekerjaan-pekerjaan di rumah. dan rasanya juga ‘kurang gimana gitu’ kalau kakak saya yang datang, karena jika kelulusan ini boleh dipersembahkan kepada manusia, maka ianya untuk ibu bapak saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s