titip rindu buat ayah (Ebiet)

di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa
benturan dan hempasan terpahat di keningmu
kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras
namun kau tetap tabah…
meski nafasmu kadang tersengal
memikul beban yang makin sarat
kau tetap bertahan

engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
kìni kurus dan terbungkuk
namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s