jamak

bahtera tidak diciptakan untuk sekedar berlabuh di dermaga, kereta tak diciptakan untuk berdiam di stasiun, bis pun tidak diciptakan untuk parkir di terminal……………..
demikian pula seorang ‘alim (berilmu). ia tak diciptakan sekedar mendapatkan ilmu, tapi juga dituntut untuk menunaikan hak atas ilmu yang dimilikinya. diamalkan, dan tentu diajarkan pula. tapi nyatanya, lima belas tahun ‘makan bangku’ sekolah seolah tak cukup menyiapkan saya untuk outstanding di masyarakat.
ah, ini klise. kalian pasti sudah menangkap arah pembicaraan saya kemana.
dulu saya sempat sombong, yakin akan mampu mempertahankan eksistensi dengan prinsip kemandirian saya. toh saya terbiasa ber’sollo karier’, begitu pikir saya waktu itu. namun, kenyataan memporak-porandakan keangkuhan itu. nyatanya, saya layaknya hanya seperti seekor domba yang takut diterkam serigala tatkala sendirian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s