catatan kemerdekaan

selama 3 tahun di STAN, 3 kalì melalui 17 agustus, baru kali ini saya gak ikut upacaranya. dua tahun kemaren biarpun gak wajib, saya ikut. nasionalisme? mungkin. percaya atau tidak, airmata saya meleleh mendengar lagu indonesia raya pas pembukaan dinamika tahun saya masuk. uwow, lebay. tapi emang rasanya heroik gimanaa gitu. atau mungkin hanya kebawa suasana haru aja… entahlah.

sekarang semangat nasionalisme saya memudar. saya udah gak peduli dengan isu2 percekcokan dengan negeri jiran (tetangga). yeah, persaudaraan aqidah tidak mengenal batas teritorial.

jadi, daripada ikut upacara bendera, mending waktunya dimanfaatkan buat kegiatan lain. mumpung bulan ramadhan, atau belajar buat ujian kompre. 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s