Pakta Toilet Gd I

saya cukup terhenyak ketika dalam penyusunan pakta kemarin disebutkan “menghubungi ortu minimal 1x per pekan”…

jadi, gini ceritanya.. saya dan seorang kawan sepakat membuat pakta ramadhan, kesepakatan2 yg harus kami lakukan selama bulan ramadhan. karena kami menyusun paktanya di toilet, makanya kami namakan Pakta Toilet Gedung I Lt 2. kedengerannya jelek banget, ya? ga papa.. substance over form.

oh iya, kembali ke terhenyak tadi. setelah klausul menghubungi ortu minimal 1x per pekan- itu disebutkan, protes lah saya… “jangan dong… terlalu sering..”. temen saya terhenyak balik. “apa?”. setelah itu saya tiba2 merasa seperti anak yang paling gak berbakti kepada orangtua. T.T.

padahal, sungguh, saya begitu mencintai dan menghormati mereka… tapi kadang emang saya bingung kalo mw nelpon.. mau ngomongin apa ya… biasanya bapak yang nelpon. itupun kira2 sebulan sekali. ya ampun, te… maafkan anakmu ini, bapak ibuk.. yang tak mampu mengurai kata cinta walaupun mungkin sekedar rengekan tentang kaos kaki – kaos kaki yang kehilangan pasangan.

mungkin aku bukan pujangga yang pandai merangkai kata
ku tak slalu kirimkan bunga untuk ungkapkan hatiku
ku ingin kau tahu semua isi hatiku
ku tak akan pernah cegah hati ini hingga dunia tak bermentari

satu yg ku pinta yakini diriku
hati ini milikmu
semua yang ku lakukan untukmu lebih dari semua kata cinta untukmu

eh, baris terakhir dianggap gak ada aja.

(eh, apakah ini postingan geje? soalnya salah satu klausul pakta menyebutkan -tidak membuat status, QN, atau postingan apapun yang geje-)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s