belajar

ini tentang belajar. dulu, ketika SMA ada kegiatan praktik di laboratorium untuk beberapa mata pelajaran, seperti kimia, biologi, fisika, dan komputer. biasanya pagi saya dapat teori, sorenya atau besok sorenya praktik. yang pasti, praktik baru dilakukan setelah dapet teori. karena udah tahu teorinya duluan, tidak jarang saya memanipulasi hasil praktik agar seolah2 sesuai dengan yang seharusnya… dasar ute!! efeknya, ilmu yg saya peroleh tidak bertahan lama. jadi cepet lupa…
entah ini nyambung atau tidak.. kemudian saya berkesimpulan bahwa harusnya saya belajar praktik dulu baru kemudian belajar teorinya.

selanjutnya saya menganalogikan dengan kehidupan di dunia ini. kalo pepatah jaman SD mengatakan ‘experience is the best teacher’, maka saya lumayan sependapat. mungkin ada yang akan menyangkal dengan mengatakan rujukan itu ya dari Al-Qur’an dan hadits.. pengalaman kok dijadikan rujukan dalam menyikapi masalah… oke, saya setuju. cuma, suatu pelajaran akan benar2 terasa ketika kita sudah mengalaminya… dan tentu tetap merujuk pada Al-Qur’an dan hadits.

katakanlah suatu ketika kita sedang berjalan keluar dari sebuah pusat perbelanjaan. beberapa meter kita berjalan, tiba2 mall tsb meledak. bagaimana perasaan kita setelah itu? kaget, shock? pasti. tapi selain itu otomatis kita berujar ‘seandainya terlambat sedikit saja.. pasti.. pasti.. ternyata Allah masih melindungi saya’. dan mungkin beberapa detik atau menit atau jam atau hari atau tahun kemudian kita ingat/menemui ayat dalam al-Qur’an yang berbunyi ” tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah”.. yah, kalau Allah tidak berkehendak, apapun tidak bisa terjadi..

nah, pasti feel-nya akan benar2 beda… “owh…”

jadi, jangan kemudian menghakimi orang yang banyak menggunakan pengalaman hidupnya itu orang yang xxx (apa ya istilahnya?) karena tidak langsung merujuk pada nash-nash dalil. bukankah memang kita diperintahkan untuk memperhatikan setiap kejadian di bumi ini untuk dijadikan pelajaran…?

duh, maaf ya kalo jaka sembung gak nyambung.

* terinspirasi oleh tulisan seseorang dan kata2 seseorang -yang lain… (kalo penangkapan saya salah, maaf ya, mbak… )

dan lagi, ini bukan untuk digeneralisir untuk semua metode ‘pembelajaran’…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s