yang terserak

bismillah.. ngapdet status.
balik ke kampus…
ups, kehabisan tiket duduk kereta. dapet tiket berdiri. ehm, nyantai…

eh, ada yg nawarin tempat duduk ,” brantas, mb. 10 ribu”

menimbang-nimbang. kaidah fiqhnya, kemudharatan yang besar dihilangkan oleh kemudharatan yang lebih kecil. ehm, mana ya yang lebih kecil mudharatnya, berdiri di kereta plus resiko ikhtilat yang besar… dengan beli tempat duduk (dalam arti harfiah) ke calo yg artinya ga masuk kas negara?

ehm, menimbang-nimbang lagi. dan…

“iya deh, pak. saya ambil”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s