Kaidah-kaidah global dalam fiqh

1. Segala sesuatu tergantung maksud dan tujuannya.

2. asal dari perkataan itu merujuk pada makna sebenarnya (denotasi).
kalau makna denotasi sulit diartikan, baru merujuk makna konotasi.
3. keyakinan itu tidak bisa hilang oleh keragu-raguan.
4. asal sesuatu itu terlepas dari beban.
manusia pada dasarnya tidak punya kewajiban apapun terhadap orang lain lain, kecuali orang lain bisa membuktikan kewajibannya. ex. hutang
5. tidak boleh memadharatkan/ menyulitkan orang lain dan diri sendiri. ex. merokok.
6. kemadharatan yang lebih besar dihilangkan oleh kemadharatan yang lebih ringan.
7. hukum itu berdasarkan keghalibannya (kelumrahannya), bukan atas kejarangannya.
ex. ulama mengatakan -biasanya orang baligh pada usia 15 tahun-. maka kalau ada yang baligh lebih dari 15 tahun, tidak serta merta mengubah hukum.

8. semua keuntungan itu disertai resiko kerugian.
nah, kenapa riba diharamkan? karena untungnya tidak disertai kerugian.

-catatan ma’had 24 Nov 08-
pengantar fiqh.
disampaikan ust. ilyas

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s