isyhadu bi ana muslimun…?

“Muslim(ah) apa kamu ini??”

ingin rasanya melempar sandal orang yang mengatakan itu sambil menjawab ,”muslim beneran lah, masa jadi2an”
tapi buat apa? toh apa yang dikatakannya benar…
kalo saya berislam secara kaafah, harusnya tak perlu mencari2 celah keringanan dalam mengamalkan syariat2-Nya..
kalo saya berislam secara sungguh2, tak seharusnya saya masih enggan mengagungkan syiar2-Nya…
kalo saya berislam secara total, harusnya saya tak ragu menunjukkan identitas kemusliman saya dimanapun berada dan dengan siapapun bergaul..

tapi nyatanya, selama ini… masih saja mencari celah2 keringanan, rasionalisasi, pembenaran2 hanya karena kesombongan…

contoh sederhana, seingat saya, jujur, saya belum pernah menggunakan kata ‘ana’, ‘ane’ dsb sebagai kata ganti…
juga masih sering membela diri, “ah, kalau bisa dipermudah, ngapain dipersulit… ah, itu kan masalah perbedaan pendapat aja.. ah, ah, ah, “

katanya bangga jadi muslim, mana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s