Kami, Mereka, dan Kita

Jum’at sore, 21 Ramadhan 1430 H di Lapak Prihatin Sarmili diselemggarakan acara wisuda Kader Sanitasi Sekolah Lapangan dilanjutkan dengan buka bersama. Acara tsb merupakan kelanjutan dari acara sebelumnya (lihat tulisan saya sebelumnya : “TANYA SAYA!!! … “- tidak bisa ngelink, pake hp) yang mengukuhkan kelulusan peserta (kader sebutannya) Sekolah Lapangan . Pelatihannya sendiri telah dilaksanakan mulai Juli s.d. September oleh Yayasan WatSan.
Ketir-ketir rasanya mengingat penyelenggara kegiatan tsb adalah eks-organisasi di bawah sebuah Yayasan Kristen yang kemudian menjadi independen berganti nama. Ya, kembali kita diingatkan oleh sebuah ayat dalam QS 2:120 bahwa orang2 Yahudi dan Nasrani tidak akan senang hingga umat Islam mengikuti mereka.

Tetapi tidak bisa dipungkiri memang bahwa peran mereka cukup besar dalam membantu warga lapak, di saat saudara sesama muslimnya malah tak peduli dengan mereka. Fakta sejarah, Imam Qurthubi berkata bahwa Ibnu Ishaq berkata, “kabilah2 Quraisy telah berkumpul dirumah Abdullah bin Jad’an, kemudian mereka sepakat untuk tidak akan lagi menemukan orang terzhalimi di kota Mekkah…” . Kesepakatan ini disebut Hifdul Fudhul. Dalam hal ini Rasulullah bersabda, ” sungguh aku telah menyaksikan rumah Abdullah bin Jad’an sebuah perjanjian yang lebih aku sukai daripada unta merah…”.

Kalau memang kesepakatan juga bisa diterapkan sekarang ini, menurut saudara2, kesepakatan macam apa yang bisa kita buat??

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s