TANYA SAYA! Saya Kader Bersih Sehat

Itu adalah sepenggal tulisan yang terdapat di punggung seragam wisudawati Pelatihan Bersih Sehat. Ya, hari kemarin, Rabu, 29 Juli 2009 di Lapak Prihatin, Sarmili digelar sebuah prosesi pengukuhan kelulusan kader – sebutan mereka- Bersih Sehat. Pelatihan itu diadakan oleh sebuah yayasan independen, yakni Yayasan Tirta Lestari ( dalam bahasa Inggris namanya Watsan -Water and Sanitation-) pada bulan April s.d. Juli. dari hasil penelusuran di Google, diketahui bahwa WatSan adalah sebuah organisasi yang sebelumnya bergerak dibawah Yayasan Emmanuel tapi sekarang sudah independen.
Materi-materi yang disampaikan di pelatihan:
1. penyebaran dan pencegahan penyakit dari tinja ke manusia
2. cuci tangan pakai sabun (ctps)
3. uji nasi
4. potty training untuk balita
5. pengelolaan sampah dsb

Apa yang bisa kita baca dari hal ini?? Astaghfirullah l-adziim.. Kita, yang sudah terstempel sebagai ikhwah mereka, saudara bagi mereka, seiman seaqidah dengan mereka, kalah dari orang-orang kafir. Dan saya rasa, tujuan mereka bukan semata-mata dilandasi rasa kemanusiaan saja, tapi telah menjurus kepada usaha pemurtadan. Dalam kalamNya pun Allah mengatakan bahwa rang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kita hingga kita mengikuti agama mereka.
Kita, terutama para aghniya’ pun masih sangat minim pemahaman bagaimana menghadang pemurtadan tersebut. Padahal untuk membina korban yang sudah masuk Islam kembali, tidak sedikit dana yang dibutuhkan. Apalagi kebanyakan mereka adalah dari golongan tidak mampu. Bantuan-bantuan para misionaris itu pasti seolah-olah menjadi udara segar surga yang -naudzubillah- mungkin bisa menggadai aqidah mereka.
Samuel Zweimer, seorang Yahudi yang menjabat sebagai Direktur Organisasi Misonaris Kristen menyatakan bahwa misi mereka bukan mengubah seorang muslim agar menjadi kristen, namun mengeluarkan seorang muslim agar menjadi orang tidak berakhlak. Lagi-lagi beristighfar…
Padahal kalau kita lihat betapa kepemimpinan Islam dulu begitu memperlakukan orang non Muslim (kafir dzimmi) dengan baik. Kafir dzimmi mendapat hak yang sama dengan kaum muslim. Hadits hasan Rasulullah sebagaimana dituturkan Khatib dari Ibnu Mas’ud ” Barabgsiapa menyakiti kafir dzimmi, maka aku berperkara dengannya. Siapa saja yang berperkara denganku, maka aku akan memperkarakannya di akhirat” (As-Syuyuthi, al-Jami’ ash-Shaghir).. Subhanallah.. Kafir dzimmi tidak pernah dipaksa meninggalkan agamanya, tetapi hanya diwajibkan membayar jizyah sebagai jaminan keamanan mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s