=?

Seorang ustadz pernah melontarkan sebuah pertanyaan dalam suatu majelis ilmu, “siapa yang mendapatkan pahala lebih besar antara:
1. orang yang menunggu2 adzan subuh dengan perasaan sukacita, dan ketika adzan berkumandang segera menuju masjid dengan penuh semangat; dengan,
2. Orang yang ketika adzan bangun ogah2an tapi tetap menunaikan shalat jamaah di masjid walaupun nggerundel?”
ya, spontan dalam benak saya menjawab orang pertama yang mendapat pahala lebih besar.
Tapi ternyata, ustadz tersebut bilang, “ya sama” kemudian beliau mengutip sebuah ayat, “berangkatlah kamu dalam keadaan merasa ringan atau berat..”.
Oo, iya juga ya..

Nah, lantas sekarang bolehkah saya menganalogikan keadaan diatas dengan keadaan ketika saya berangkat kuliah?
Apakah sama pahalanya ketika saya berangkat kuliah dengan semangat ’45 dengan ketika
saya “pokoke budhal”??
Pertanyaan tidak penting, hanya semata2 karena pemahaman saya yg cetek dan ketidaknyamanan akan kegiatan perkuliahan beberapa hari ini..

Hhe,, sbenernya hnya sdikit mengeluhkan kuliah. Selama 4 hari baru kuliah 3 x pertemuan.. Dan mata kuliah kosong tanpa pemberitahuan sebelumnya.. Jadi b2k2 ( bolak balik kampus kos).. Cape de..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s